xxxxxxxxxxxxxxxxx

Bogor, 24 Desember 2021 – Workshop PKM diselenggarakan secara hybrid oleh tim PIC Fakultas pada hari Jumat, 24 Desember 2021. Kegiatan ini diselenggararakan untuk memberikan informasi bidang PKM 2021 dengan 4 (emapt) Narasumber dan dipandu oleh Dr. Eng Heriansyah Putra sebagai moderator.

Dr. Feri Kusnandar, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan membuka kegiatan dengan tagline Mudahnya meraih emas di PKM ini yang sangat menyentuh. “Mengikuti PKM dengan senang hati dan kesadaran untuk membina diri sendiri. Mari maju bersama.”

Dr. Nisa Rachmania, Reviewer PKM, sebagai narasumber yang pertama. Dr. Nisa memberikan gambaran mengenai PKM-RE. Bu Nisa berpesan untuk memberikan output yang maksimal dengan zero tolerance (mematuhi pedoman PKM) dan proposal yang berkualitas.

Narasumber yang kedua adalah Dr. I Wayan Budiastra yang sudah berpengalaman di bidang PKM-K. Beliau mengatakan bahwa karakteristik PKM-K adalah untuk bekal berwirausaha, analisis kebutuhan pasar, mengetahui solusi tantangan intelektual yang mendasari lahirnya komoditas usaha baru dan sebuah jelmaan penguasaan IPTEK oleh tim mahasiswa.

Selanjutny,a sharing mengenai PKM KC yang disampaikan oleh Dr. Slamet Widodo. Beliau mengatakan bahwa definisi karsa adalah niat. “Creative program to develop a proofed-concept of an impactful advanced/future technology”, yang artinya melihat seberapa bagus idenya dibandingkan dengan yang lain, kondisi dan impactnya besar karena sangat berpengaruh” kata Dr. Slamet Widodo.

Sumber: Dokumentasi Fakultas Teknologi Pertanian (2021)


Sharing terakhir disampaikan oleh Lilis Sucahyo yang menjadi pakar dalam bidang PKM khususnya PKM-GT / GFK. Beliau mengatakan bahwa kunci sukses dalam PKM-GT / GFK adalah inovasi yang membutuhkan low effort namun high impact. Sebagai gambaran untuk mahasiswa, beliau menyampaikan bahwa PKM-GFK berfokus pada basis videografi, sinematografi, yang dipadukan dengan gagasan futuristik konstruktif yang berkaitan dengan implementasi SDGs dan masalah Bangsa, sedangkan PKM-GT basisnya adalah daya nalar, memandunya dengan penyusunan strategi perubahan dengan penyusunan strategi perubahan atau pengembangan bangsa dan negara ke depan (implementasi jangka panjang). Kegiatan Workshop PKM pun ditutup dengan sesi diskusi dengan keempat narasumber.

xxxxxxxxxxxxxx