alanya lavabo acma,alanya tikanik acma,alanya tikanik acma,
Saatnya Milenial Menjadi Petani - Fakultas Teknologi Pertanian

Generasi milenial atau generasi yang lahir rentang tahun 1980-2000 yang saat ini berusia antara 19-39 tahun ini, pada lima atau sepuluh tahun ke depan akan memegang peranan penting dalam berbagai bidang termasuk pertanian.

“Generasi Milenial merupakan kunci keberhasilan pembangunan pertanian berkelanjutan,” ungkap Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB), Kudang Boro Seminar yang dikonfirmasi redaksi, Selasa (13/8/2019).

Kudang menekankan akan pemikiran terhadap profesi petani itu terlebih dahulu sebelum kita mengajak generasi Milenial menekuni dunia pertanian. Yang ada dibenak generasi milenial bahwa persepsi profesi petani itu masih dianggap profesi yang tidak menjanjikan secara ekonomi.

“Kondisi sekarang telah jauh berubah, kemajuan teknologi memberi harapan baru dan peluang yang lebih besar kepada petani untuk menghasilkan lebih banyak uang. Dukungan pemerintah untuk modernisasi pertanian dalam kurun lima tahun terakhir terlihat nyata. Bahkan sudah dideklarasikan oleh Menteri Pertanian tentang Pertanian 4.0,” ungkap Kudang.

Kudang menyampaikan bahwa, mengajak generasi Milenial bertani tanpa diiringi penerapan teknologi kekinian menurut Kudang sangat berat. Konsep pertanian digital atau Pertanian 4.0 merupan kunci utama mengajak mereka untuk terjun dan berperan dalam dunia pertanian.

“Pesatnya perkembangan teknologi pertanian digital diharapkan menjadi stimulan bagi generasi milenial untuk terjun dalam dunia pertanian. Pada gilirannya ekosistem pertanian digital mampu mendorong lahirnya petani muda bertalenta,” tutup Kudang.

Sumber : www.wartaekonomi.co.id/read241579/praktisi-saatnya-milenial-menjadi-petani.html