alanya lavabo acma,alanya tikanik acma,alanya tikanik acma,
Revitalisasi Pertanian Indonesia untuk Kemajuan Bangsa | Fakultas Teknologi Pertanian
Select Page

Pada seminar yang merupakan bagian Pekan Inovasi Mahasiswa Pertanian Indonesia (PIMPI) di kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dijadwalkan tanggal 18 November 2012, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) akan berbicara mengenai ‘Revitalisasi Pertanian Indonesia untuk Kemajuan Bangsa’.

“Pak JK, Menteri Pertanian Suswono, dan narasumber terkait lainnya dihadirkan untuk menggugah semangat pertanian masyarakat dengan ‘agrotechnopreneurship’ sebagai tombak kemandirian bangsa,” ujar Ketua Pelaksana Seminar Pertanian Indonesia, Mawardi, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/11).

“Kehadiran JK, yang juga dikenal sebagai pengusaha sukses itu, diharapkan dapat memberikan dorongan bagi segenap pemangku kepentingan untuk mencari terobosan bagi kebangkitan sektor pertanian di Tanah Air.” ungkap Mawardi yang didampingi Humas PIMPI 2012 Larasai Aliffia.

Menurut Mawardi, seminar yang bertempat di Gedung Graha Widya Wisuda (GWW) kampus Dramaga itu, selain menghadirkan JK dan Mentan Suswono, juga turut mengundang Martha Tilaar (Chairwoman of Martha Tilaar Group), Ir Gunung Soetopo (CEO Sabilla Farm & pengusaha agribisnis buah naga) serta Prof E Gumbira Said, guru besar IPB sekalikus kontributor 103 Inovasi Indonesia.

Selain itu, juga Presiden Direktur Owner PT Kelola Mina Laut Ir Muhammad Najikh. Narasumber yang kompeten tersebut, kata dia, sengaja didatangkan dari kalangan akademisi, pemerintahan, bisnis, dan figur masyarakat.

Dalam seminar tersebut akan dibahas informasi mengenai isu dan fakta baru bidang pertanian, serta penjelasan gamblang dari pembicara.

Seminar dengan semangat memandirikan pertanian Indonesia itu mengusung tema utama ‘Agrotechnopreneur Untuk Negeri’ dengan subtema sesi I ‘Semangat Entrepreneur dalam Revitalisasi Pertanian Indonesia Untuk Kemajuan Bangsa’.

Untuk tema sesi II, yakni ‘Peran Serta Agrotechnopreneur dalam Revitalisasi Pertanian Untuk Pencapaian Indonesia Mandiri’. “Seminar terbuka untuk akademisi maupun masyarakat umum, karena harapan kami memang semua kalangan dapat membuka mata untuk turut serta memajukan pertanian Indonesia,” katanya.

Harga tiket masuk (HTM) seminar ini cukup terjangkau yaitu Rp 20.000 untuk S1 dan Rp 25.000 untuk masyarakat umum. Fasilitas yang disediakan berupa seminar kit, majalah Kulinologi, sertifikat dan logistik.

Masyarakat yang berminat dapat mendaftar melalui :

Link : www.bit.ly/seminarPIMPI

CP: Elis (085710953672).

Untuk informasi lebih lanjut silakan mengakses :

www.pimpi.event.ipb.ac.id

www.forces.lk.ipb.ac.id

Twitter : @pimpi_IPB dan @forcesipb.